Makassar, 03 December 2025 – Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi dan Komputer (HIMATIK) Politeknik Negeri Ujung Pandang dengan bangga menyampaikan bahwa mahasiswa PNUP kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. HIMATIK mengucapkan selamat kepada tim Pesan Coto 3 Ketupat dari Program Studi Teknologi Multimedia dan Jaringan (TMJ) yang berhasil meraih Juara 3 Kategori Hackathon pada ajang bergengsi IT FAIR XIV di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dengan tema “Code The Future: Smart Solutions with AI & Blockchain.”
Keberhasilan ini diraih melalui kompetisi yang sangat kompetitif, di mana tim TMJ berhadapan dengan 28 tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. Termasuk di antaranya Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Juara 1, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) sebagai Juara 2, serta tim dari BINUS, UNHAS, UC, UNDIP, hingga GUNDAR. Prestasi ini membuktikan bahwa inovasi mahasiswa PNUP mampu bersaing sejajar dengan institusi-institusi besar tersebut.
Tim Pesan Coto 3 Ketupat yang beranggotakan Raffi Fadlika (426 23 002 – TMJ ’23), Indana Fayza Jinan Ulya (472 24 040 – TMJ ’24), dan Muh. Syahrul Ramadhan (472 24 031 – TMJ ’24) menghadirkan inovasi SmartTrace, sebuah solusi iklim dingin pangan berbasis Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan Blockchain.
SmartTrace dikembangkan untuk menjawab permasalahan serius Food Loss and Waste (FLW) di Indonesia yang mencapai kerugian hingga Rp 551 triliun per tahun. Dengan teknologi IoT untuk memantau suhu secara real-time, kecerdasan buatan untuk memprediksi kualitas produk, dan dukungan Blockchain ID Cryptonesse untuk menjaga integritas data logistik, SmartTrace menawarkan transparansi dan keamanan data pada proses distribusi pangan dari hulu ke hilir. Sistem ini juga dilengkapi fitur pelacakan distribusi dan verifikasi produk berbasis QR Code.
Dalam sesi presentasi final, tim menegaskan komitmen mereka dalam menghadirkan solusi teknologi yang berkontribusi pada pengurangan kerugian pangan nasional. Mereka menyampaikan bahwa angka Rp 551 triliun tidak hanya menunjukkan besarnya kerugian, tetapi juga menggambarkan pentingnya akses masyarakat terhadap pangan yang layak.
Ketua Program Studi TMJ PNUP, Nurul Khaerani Hamzidah, S.T., M.T., memberikan apresiasi dan menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan kualitas inovasi dan kerja keras mahasiswa TMJ.
Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., turut menyampaikan rasa bangga atas prestasi tersebut dan menegaskan bahwa inovasi seperti SmartTrace menunjukkan kesiapan mahasiswa PNUP dalam menjawab tantangan nyata menggunakan teknologi yang solutif.
Sebagai organisasi kemahasiswaan yang menaungi bidang teknologi dan informasi, HIMATIK PNUP turut berbangga atas prestasi ini dan berharap pencapaian Tim Pesan Coto 3 Ketupat dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa PNUP. Kami percaya bahwa keberhasilan ini adalah langkah penting dalam mendorong budaya inovasi dan kompetisi di lingkungan kampus.
Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa PNUP lainnya untuk terus berkarya, menciptakan solusi digital yang berdampak, dan membawa nama almamater di tingkat nasional maupun internasional.
Saat ini belum ada dokumentasi foto untuk berita ini.